Rabu, 03 Agustus 2011

MITOS SEPUTAR AIR MINUM


Berbagai mitos seputar air minum yang beredar luas di masyarakat ternyata tidak semuanya benar. Apa saja? Yuk, kita simak penjelasan di bawah ini.

1. Dibutuhkan delapan gelas per hari untuk memenuhi kebutuhan air seseorang.

Faktanya: dibutuhkan 13 gelas per hari atau tiga liter air, untuk memenuhi kebutuhan air seorang pria. Sedangkan kaum wanita membutuhkan sembilan gelas atau 2,2 liter per hari. Tetapi ukuran itu tidak dapat dijadikan standar untuk beberapa kasus. Jika kegiatan semakin banyak, maka jumlah air minum yang dibutuhkan juga akan meningkat.  Apalagi untuk pencinta olahraga dan pekerja, harus banyak minum air tuh

Untuk mendeteksi apakah Kamu telah cukup minum, Kamu hanya perlu melihat warna air seni. Pemimpin penelitian hidrasi dari Universitas Connecticut, Douglas Casa, mengatakan bahwa jika air seni berwarna kuning muda seperti cairan lemon, artinya Kamu memiliki kandungan air yang cukup dalam tubuh. Jika berwarna keruh dan lebih gelap, berarti Kamu harus segera minum untuk mencegah dehidrasi.


2. Kopi dan teh membuat dehidrasi.

Faktanya: meski kafein mempercepat proses ekskresi, tetapi minum kopi dan teh tidak akan membuat tubuh dehidrasi. Air yang digunakan untuk menyeduh teh atau kopi akan tetap tinggal dalam tubuh dan bekerja seperti layaknya air putih biasa.

3. Semakin banyak minum maka akan semakin sehat tubuh.

Faktanya: terlalu banyak minum akan mengakibatkan hiponatremia. Hiponatremia adalah kondisi di mana kelebihan air terakumulasi dalam tubuh pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang dapat dikeluarkan. Akibatnya, penderita akan mengalami kebingungan, disorientasi, mual, kejang, bahkan kematian.

4. Minum air dapat membantu program diet.

Faktanya: minum air putih memang tidak akan menurunkan nafsu makan. Tetapi mengganti minuman manis berkalori dengan air putih adalah pilihan cerdas bagi mereka yang tengah berusaha menurunkan berat badan.

5. Minum banyak air dapat mencegah keriput,

Faktanya: kondisi kulit tidak hanya dipengaruhi oleh seberapa banyak air yang kita minum. Ini juga dipengaruhi oleh penggunaan produk-produk perawatan kulit. Jadi, minum banyak air tidak dapat mencegah datangnya keriput.
Jadi, tiap orang punya takaran berbeda-beda tuk konsumsi air minum sesuai  kebutuhan dan rutinitasnya, oke!

»»  read more

Selasa, 02 Agustus 2011

CARA MENAIKKAN BERAT BADAN

Hei hei, pembaca! Kalo diliat jaman sekarang ini, banyak banget diantara kita yang mengeluhkan masalah berat badan. Entah karena kegemukan lah, atau kurang Ideal. Tapi ane yakin neh, pasti sebagian temen temen juga banyak yang pengen gemuk karna berat badan kurang alias terlalu kurus  (saya juga soalnya :D ). Namun, sebelum Kamu mengeluh bahwa berat badan Kamu kurang, perlu diketahui bahwa setiap orang memiliki titik keseimbangan berat badan berbeda-beda. Beberapa orang secara alami memiliki badan langsing karena titik keseimbangan berat badannya rendah. Meskipun tidak membatasi makanan, berat badan mereka tidak pernah naik. Jika Kamu termasuk dalam kelompok tersebut, masalah Kamu bukanlah berat badan itu sendiri tetapi persepsi Kamu mengenainya. Dari segi kesehatan, kondisi Kamu yang langsing justru menguntungkan karena Kamu berisiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan masalah kesehatan lain seperti diabetes.
Masalah baru muncul bila badan Kamu terlalu kurus (BMI Kamu kurang dari 18). Selain membuat kurang percaya diri alias gak pede, terlalu kurus dapat meningkatkan risiko osteoporosis, gangguan kesuburan, melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Tubuh yang terlalu kurus biasanya disebabkan oleh:
  • Penurunan berat badan yang signifikan karena penyakit, anoreksia, depresi, dll.
  • Gaya hidup yang buruk seperti bekerja terlalu keras, merokok berat dan mengonsumsi narkoba.
  • Kurang gizi karena diet, mengabaikan makan, atau kemiskinan.
Bagaimana menaikkan berat badan?
Bila berat badan Kamu terlalu rendah dan ingin menaikkannya, beberapa tips berikut mungkin membantu:
1. Tingkatkan asupan kalori
Untuk menaikkan berat badan, jumlah asupan kalori Kamu harus lebih besar dari jumlah kalori yang Kamu bakar. Jumlah kalori yang Kamu bakar dalam sehari terdiri dari jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh untuk proses dasar seperti bernafas, sirkulasi darah, perbaikan dan aktivitas sel, dan kalori yang dibakar untuk aktivitas fisik. Tingkatkanlah asupan kalori Kamu dengan:
  • Menambahkan lemak sehat ke dalam makanan Kamu. Contoh sumber lemak sehat adalah alpukat, zaitun, kacang, dan minyak ikan. Ingatlah bahwa makanan berlemak tidak sehat seperti sate kambing, steak, es krim, dll tetap tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, meskipun Kamu kurus. Kolesterol jahat pada makanan-makanan tersebut tetap berbahaya bagi Kamu.
  • Minum jus atau susu sebagai pengganti air putih.
  • Makan empat kali sehari: sarapan, makan siang, makan sore dan makan malam.
  • Mendapatkan sarapan yang lebih lengkap dengan nasi, sayur, lauk-pauk dan buah-buahan.
  • Mengonsumsi makanan ringan lebih banyak, terutama jika Kamu mengalami kesulitan memakan makanan besar.
  • Memilih makanan yang lebih padat kalori, yaitu yang berkalori lebih banyak dalam volume yang lebih kecil.
2. Lakukan aktivitas fisik
Olahraga dapat menambah berat badan dengan meningkatkan massa otot. Sebagai hasilnya, tubuh Kamu lebih berisi, lebih sehat dan lebih indah. Jika Kamu kurang berolahraga, kenaikan berat badan didapatkan dari penambahan massa lemak, yang membuat tubuh Kamu lebih rentan penyakit dan kurang indah. Selain itu, olahraga adalah perangsang nafsu makan yang baik. Untuk tujuan kenaikan berat badan, pilihlah jenis olahraga kebugaran, bukan olahraga daya tahan (endurance).

3. Tingkatkan kesehatan mental Kamu
Bergaullah dengan orang-orang yang humoris dan optimistis. Kelucuan dan semangat mereka membuat Kamu lebih mencintai kehidupan. Nikmatilah kelakar mereka, bahkan bila itu termasuk olok-olok mengenai badan Kamu yang kurus. Banyak tertawa meningkatkan nafsu makan Kamu!

Ayo, bagi yang pengen gemuk ideal ikutin saran diatas yah  :)


»»  read more

Senin, 30 Mei 2011

Awas! Cotton Bud Bisa Bahayakan Telinga

Banyak orang yang berpikir menggunakan cotton bud paling aman untuk membersihkan telinga. Tapi jika salah penggunaannya, cotton bud justru membahayakan telinga Anda.

Sebuah studi terbaru di Henry Ford Hospital, Michigan, memperingatkan membersihkan telinga dengan cotton bud dapat menyebabkan kerusakan serius dengan pecahnya gendang telinga (yang dikenal sebagai perforasi membran timpani, atau TMPs).


Para peneliti juga menemukan bahwa, dalam banyak kasus pecahnya gendang telinga dapat sembuh dengan sendirinya. Namun terkadang diperlukan operasi hanya pada kasus berat.


"Di masa lalu, banyak otolaryngologists bertanya-tanya apakah operasi benar-benar diperlukan untuk mengobati gendang telinga pecah," Ilaaf Darrat, MD, seorang otolaryngologist di Henry Ford Hospital seperti dikutip dari
Daily Mail.

"Hasil studi ini menunjukkan bahwa 97 persen kasus gendang telinga pecah dapat sembuh sendiri dalam waktu dua bulan. Ini membuktikan bahwa kebanyakan kasus tidak memerlukan operasi."


Penelitian ini melibatkan 1.540 pasien yang telah didiagnosis dengan gendang telinga yang pecah pada 2001 hingga 2010. Peserta yang mengalami cedera akibat cotton bud selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok, yakni observasi dan operasi.


Dan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah kunjungan pasien THT (telinga, hidung, dan tenggorokan) di klinik mengaku menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga. "Jika mendorong cotton bud terlalu dalam di bagian dalam telinga dapat menyebabkan kerusakan serius di telinga termasuk gendang telinga yang pecah," kata para peneliti


sumber liputan6.com
»»  read more

Rabu, 05 Januari 2011

Tips Merawat Kesehatan Mata

Mata adalah organ tubuh yang paling menakjubkan. Mata adalah jendela dunia. Dengan mata kita dapat melihat hijaunya daun, birunya langit, warna warni bunga, putihnya salju dan segala keindahan dunia lainnya. Setelah bertahun tahun hidup dalam keindahan itu, apa yang terjadi bila semuanya tiba tiba berubah menjadi gelap?
Kebutaan atau hilangnya penglihatan merupakan masalah utama kesehatan di beberapa negara baik negara berkembang maupun negara maju. Di Amerika, hampir 3,3 juta penduduk yang berusia diatas 40 tahun mengalami kebutaan oleh karena berbagai sebab. 
Penyebab kebutaan utama adalah karena proses penuaan seperti penyakit katarak (kekeruhan pada lensa mata), glaucoma, retinopathy diabetic dan degenerasi makular. Disamping itu, wanita hamil juga rentan terhadap kebutaan akibat dari ketidakstabilan kadar hormon, tekanan darah tinggi dan diabetes.
Dalam dunia kesehatan jamak kita mendengar istilah ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’. Begitu pula halnya dengan masalah kesehatan mata. Akan lebih baik jika sedari dini kita menyadari akan faktor faktor resiko yang membahayakan kesehatan mata sehingga sedapat mungkin kita hindari.
Faktor faktor resiko tersebut dapat berasal dari pekerjaan yang kita lakukan sehari hari serta kebiasaan kebiasaan buruk yang sering kita lakukan di rumah. Berikut faktor faktor resiko yang membahayakan kesehatan mata di tempat kita bekerja :
  • Bahan bahan iritan dan korosif.
  • Kilatan cahaya yang terlalu terang.
  • Radiasi ultraviolet dari pekerjaan yang berhubungan dengan listrik.
  • Ranting ranting pohon.
  • Debu dan kotoran.
  • Partikel partikel kecil dari kegiatan pemotongan besi, gergaji, penggalian dan aktifitas lainnya.
  • Serpihan fiber dari fiberglass.
Jika karena pekerjaan anda tidak bisa menghindar dari faktor faktor resiko tersebut, anda harus menggunakan alat pelindung mata yang sesuai standar. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih kaca pelindung mata adalah :
  • Tidak mudah tergores dan memiliki kualitas yang bagus.
  • Mengikuti standar keamanan Internasional untuk pelindung mata.
  • Mempunyai ventilasi yang bagus.
  • Terlihat jelas.
  • Tidak menganggu penglihatan.
  • Dapat melindungi mata dari radiasi yang berbahaya.
  • Tidak menganggu kenyamanan bekerja.
  • Ringan dan sesuai dengan ukuran mata anda.
Selain pelindung mekanis, jangan lupakan melindungi mata dari dalam tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin, anti oksidan dan mineral yang cukup. Hindari makanan makanan buruk yang tidak bagus untuk kesehatan secara umum.
Untuk mencegah penularan penyakit infeksi mata, anda dapat melakukan langkah langkah berikut :
  • Biasakan untuk mencuci tangan sebelum atau setelah melakukan aktifitas tertentu.
  • Hindari bertukar tukar alat rias mata atau obat tetes mata.
  • Jangan menyentuh ujung dari obat tetes mata dengan tangan.
  • Jangan membasahi lensa kontak anda dengan mulut atau air ludah.
Dengan melakukan hal hal tersebut diatas maka anda akan tetap dapat menikmati indahnya dunia saat memasuki usia 40 tahun.

»»  read more

Minggu, 14 November 2010

5 Alasan Anda Perlu Makan Apel, Sekarang

Apel merupakan buah yang cukup mudah didapatkan. Rasanya yang manis dan segar cocok dijadikan kudapan langsung, atau dijadikan jus, salad, bahkan cake. Namun bukan hanya rasanya yang menakjubkan, apel juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Anda pasti mengetahui berbagai manfaat apel bagi kesehatan sehari-hari. Jadi, kenapa tak mulai membiasakan diri untuk menikmatinya sebutir tiap hari?

1. Apel merupakan slow food
Buah ini mengandung serat sebanyak 5 gr, atau 20 persen dari kebutuhan asupan harian Anda. Karena keras, apel mengharuskan Anda untuk mengunyah dengan sabar, dan hal ini bisa memberikan sinyal pada tubuh bahwa Anda kenyang, sebelum Anda terlalu banyak mengonsumsi kalori. Pemanis alami dalam apel memasuki aliran darah secara bertahap, membantu Anda menjaga kadar gula darah dan tingkat insulin tetap stabil, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini kebalikan dari snack dengan pemanis buatan, yang membuat Anda cepat lapar kembali.

2. Apel membantu Anda bernafas lebih mudah
Perempuan yang mengonsumsi apel saat hamil, akan melahirkan anak dengan resiko penyakit asma yang berkurang, demikian menurut para peneliti dari Inggris baru-baru ini. Buah ini juga dapat melindungi paru-paru orang dewasa, menurunkan resiko asma, kanker paru-paru, dan penyakit lainnya.

3. Apel bisa menurunkan kolesterol
Berkat dua komponen kunci, pektin (sejenis serat) dan polifenol (salah satu antioksidan kuat), apel dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah oksidasi kolesterol jahat, proses kimia yang mengubahnya menjadi plak yang menyumbat arteri. Untuk memaksimalkan manfaat apel, makan apel bersama kulitnya. Kulit apel memiliki dua sampai enam kali senyawa antioksidan.

4. Apel mampu melawan kanker
Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa beberapa senyawa dalam buah yang berair mengekang pertumbuhan sel kanker, tapi akan bekerja secara maksimal saat apel dimakan seluruhnya (minus batang dan biji, tentunya). Orang yang mengonsumsi apel lebih dari satu dalam sehari akan menurunkan resiko beberapa jenis kanker (mulut, esofagus, usus besar, payudara, ovarium, prostat, dan lain-lain) sebesar 9 - 42 persen.

5. Apel membuat Anda pintar
Mungkin karena meningkatkan produksi asetilkolin, zat kimia yang mentransmisikan pesan antara sel-sel saraf, apel diperkirakan dapat menjaga otak tetap tajam seiring pertambahan usia, meningkatkan memori, dan berpotensi mengurangi kemungkinan mendapatkan penyakit Alzheimer, demikian menurut sebuah penelitian terbaru dari University of Massachusetts at Lowell. Penelitian ini memang baru dilakukan terhadap binatang. Namun tak ada salahnya bila Anda mulai mencoba membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan ringan bergizi ini.

»»  read more

5 Manfaat Makanan Pedas

Makanan pedas tak selalu diartikan sebagai makanan yang diolah dengan cabai. Rasa pedas juga bisa didapatkan dari merica, lada hitam, kunyit, dan berbagai bumbu dapur lain.

Anda yang menyukai makanan pedas boleh merasa senang, karena rasa pedas ini mempunyai banyak manfaat kesehatan. Misalnya, seperti telah sering disebutkan sebelumnya, makanan pedas bisa menguruskan badan. Namun itu hanya salah satu contohnya saja. Coba lihat manfaat lain yang belum Anda ketahui:

1. Menurunkan berat badan. Siapapun pasti setuju, makanan apapun yang diberi sambal pasti akan lebih menggugah selera. Bila Anda mau, makanan diet Anda pun bisa diberi cocolan sambal. Kalau hal ini bisa membuat Anda tertib menyantap makanan sehat dengan lebih berselera, kenapa tidak? Lagipula, rasa pedas itu bisa meningkatkan metabolisme Anda. Studi menunjukkan bahwa senyawa utama dalam cabai, yaitu kapsaisin, memiliki efek termogenik yang bisa menyebabkan tubuh membakar kalori saat mengunyah selama 20 menit. 

2. Menyehatkan jantung. Hasil studi juga menunjukkan, budaya mengonsumsi makanan pedas menyebabkan insiden serangan jantung dan stroke yang lebih rendah. Alasannya, cabai merah bisa mengurangi efek merusak dari kolesterol jahat, sedangkan kapsaisin bisa melawan peradangan. Keduanya merupakan faktor risiko untuk masalah jantung. 

3. Mencegah kanker. Menurut American Association for Cancer Research, kapsaisin juga memiliki kemampuan membunuh beberapa sel kanker dan leukimia. Sedangkan kunyit, yang dijadikan bumbu kari dan mustar, bisa memperlambat penyebaran kanker dan pertumbuhan tumor. 

"Bumbu ini punya efek yang sama pada tubuh seperti yang dilakukan obat-obatan kanker," kata Gregory A. Plotnikoff, MD, konsultan senior untuk inovasi perawatan kesehatan di Allina Hospitals and Clinics di Minnesota.

Bila ingin memberikan hasil maksimal, kombinasikan dengan lada hitam untuk menyerap kunyit 2.000 persen lebih banyak. 

4. Menurunkan tekanan darah. Vitamin A dan C mampu menguatkan dinding otot jantung, sementara panas dari lada meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Kombinasi hal ini bisa menghasilkan sistem kardiovaskuler yang lebih kuat. 

5. Mengurangi stres. Makanan pedas meningkatkan produksi hormon yang memberikan rasa menyenangkan, seperti serotonin. Hasilnya, makanan ini membantu mengusir depresi dan stres. 

Bagaimana bila Anda tidak menyukai makanan pedas?

Anda masih bisa mendapatkan manfaat kesehatan dengan menambahkan bumbu-bumbu yang mengandung seng ke dalam menu makanan Anda. Misalnya, masukkan jahe yang sudah digeprek di dalam teh. Atau, buat udang dengan bumbu jinten dan ketumbar yang ditumis di dalam kuali. Bisa juga menambahkan taburan bubuk cabai ke dalam kari ayam yang Anda buat.

»»  read more

Sabtu, 02 Oktober 2010

Delapan Risiko Akibat Kurang Tidur

Tahukah Anda kurang istirahat dapat menyebabkan risiko terkena beberapa penyakit? Melewatkan jam tidur selama tujuh hingga sembilan jam dalam sehari, dapat meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit seperti flu, penyakit jantung dan juga diabetes.

Berikut ini ada beberapa alasan mengapa Anda harus meluangkan lebih banyak waktu di tempat tidur:

  1. Akan tergoda untuk mengemil. Kurangnya istirahat akan membuang hormon yang mengatur nafsu makan. Hal ini akan meningkatkan selera untuk mengkonsumsi makanan berlemak, makanan tinggi karbohidrat dan menyebabkan ingin mengkonsumsi makanan berkalori tinggi. Penelitian membuktikan jika selama dua hari tidak cukup tidur, Anda akan memproduksi hormon ghrelin yang akan merangsang rasa lapar dan kurangnya hormon leptin yang menekan nafsu makan.
  2. Menjadi magnet kuman. Berdasarkan penelitian, orang yang tidur kurang dari tujuh jam, dalam 3 hari akan lebih tinggi terserang demam. Penelitian lain membuktikan bahwa kurang tidur juga menyebabkan melemahnya sistem imun atau kekebalan tubuh.
  3. Kurang mampu untuk memetabolisme gula. Tubuh Anda memerlukan bahan bakar yang cukup. Setelah 6 jam beristirahat, hormon insulin akan meningkat. Hormon ini membantu transportasi glukosa dari aliran darah ke dalam sel, kata seorang peneliti di Universitas Chicago. Dalam studi lain, tes menunjukkan bahwa peserta yang tidur kurang dari 6 jam diklaim sebagai "tidur pendek alam" karena tidak bisa memetabolisme gula dengan benar. Hal ini bisa mengakibatkan resiko terkena diabetes tipe 2.
  4. Berada dalam badai stres yang tak pernah berakhir. Universitas Chicago juga menemukan kurangnya tidur menyebabkan meningkatnya kortisol, hormon stres. Selain itu dapat meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan glukosa darah dan juga meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.
  5. Suasana hati dan otak Anda terasa berkabut. "Tidur dan suasana hati diatur oleh zat kimia otak yang sama," kata Joyce Walsleben, PhD. Hal ini dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi, tapi mungkin hanya bagi mereka yang sudah rentan terhadap penyakit.
  6. Tampak lebih tua. Kurangnya istirahat menyebabkan kulit pucat dan menimbulkan lingkaran gelap sekitar mata. "Lebih buruk lagi, tingkat kortisol akan meningkat, hal ini dapat memperlambat produksi kolagen dan menyebabkan keriput," kata Jyotsna Sahni, MD,dokter di Canyon Ranch di Tucson.
  7. Meningkatkan rasa sakit. Sedikit istirahat menyebabkan masalah punggung atau arthritis.
  8. Meningkatkan risiko terserang penyakit kanker. Tidur yang tidak cukup dapat menyebabkan gangguan hormonal dan metabolik terkait dengan risiko kanker,serta menghapus manfaat olahraga Anda. sumber liputan6.com 
»»  read more